31 Mei, Belajar dari Binatang” Hem….

Mari kita mundur lebih jauh, dan lihatlah. Tuhan pun menyuruh Ayub untuk belajar dari hewan. Mengapa harus lewat hewan? Karena kita bisa belajar dari sifat, kebiasaan dan cara hidup jutaan jenis hewan di dunia. Lihatlah etos kerja semut, yang selalu bekerja tanpa henti, mampu mengatasi berat yang jauh melebihi berat tubuhnya, dan selalu mampu bekerja sama. Salomo pun menulis: “Hai pemalas, pergilah kepada semut, perhatikanlah lakunya dan jadilah bijak” (Amsal 6:6). Rajawali merupakan burung yang kuat, mampu menembus badai, kepak sayapnya begitu kuat untuk menembus angin hingga bisa melayang-layang di langit tinggi. Alkitab pun berulangkali memakai gambaran rajawali dalam berbagai hal, salah satunya bisa kita lihat pada Ulangan 19:4. Domba menggambarkan kebergantungan penuh pada gembalanya, sampai Yesus sendiri pun digambarkan sebagai Anak Domba Allah. Karakter singa, kambing, ular, keledai, dan banyak lagi binatang bisa kita jumpai dalam alkitab. Dalam kehidupan sehari-hari pun kita bisa belajar banyak hal dari hewan. Perilaku ikan, burung-burung, dan lainnya, baik dari apa yang kita lihat maupun dari berbagai acara televisi yang menggambarkan kehidupan hewan, kita tetap bisa memetik pelajaran. Artinya, baik lewat karakter,kebiasaan dan cara hidup hewan yang kita lihat sehari-hari, maupun lewat gambaran yang kita dapati dalam alkitab, kita bisa belajar banyak dari semua itu.

Allah bisa memakai apapun untuk menyatakan kemuliaanNya, Allah bisa memakai apapun untuk mengajarkan kita, semua yang Dia ciptakan tidak ada yang sifatnya kebetulan dan semua ada dalam rencanaNya untuk mendatangkan kebaikan. Meskipun Dia tidak terlihat dengan mata, tidak berbicara pada kita seperti obrolan kita dengan sesama manusia, Tuhan ada dalam setiap sisi kehidupan kita dan selalu berbicara, mengingatkan serta mengajarkan kita untuk hidup benar, hidup kudus, hidup setia sesuai kehendakNya.

Satu komentar (+add yours?)

  1. ustsofi
    Mei 31, 2010 @ 03:39:24

    Lihat, bagaimana Alloh telah begitu kuasa memberikan pelajaran dari hal yang terkadang kita menganggap remeh. Semoga kita dapat mengambil pelajaran dari hal sekecil apapun. Semoga bermanfaat!

    Balas

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.